Final Sasuke Ninja Warrior : Antiklimaks

Sasuke Ninja Warrior Indonesia usai sudah. Tak satupun peserta yang berhasil menjadi Ninja Warrior Pertama di Indonesia. Tiga orang yang berhasil melaju ke babak akhir puncak Midoriyama gagal mencapai puncak tertinggi. Final Sasuke Ninja Warrior Indonesia seperti antiklimaks dari acara ini. Tidak ada lagi ketegangan yang dirasakan saat menonton episode terakhir Sasuke Ninja Warrior season pertama ini.

Final Sasuke Ninja Warrior Yang Kurang Greget

Dari 11 peserta yang masuk final hanya ada 3 orang yang berhasil melaju ke babak akhir yaitu puncak Midoriyama. Putra Waluya, Angga Cahya dan Muhamad Lucky adalah tiga orang yang masuk babak akhir Sasuke Nina Warrior Indonesia. Sesaat sebelum naik ke puncak Midoriyama terlihat ketiga finalis tampak kelelahan dan kurang percaya diri.

Bahkan Muhamad Lucky yang sedang cedera seperti tidak siap untuk melangkah ke puncak. Waktu yang tersedia cuma 30 detik untuk naik. Putra Waluya terlihat tidak yakin akan sampai puncak. Hanya Angga Cahya yang lebih bersemangat ketika akan naik ke puncak.

Mungkin waktu untuk memulihkan tenaga dari final sampai babak akhir kurang banyak sehingga tiga orang ini masih belum sepenuhnya fit kembali. M. Lucky berhasil sampai pada titik 15 meter dari 24 meter yang harus dilewati. Putra Waluya sampai pada titik 17 meter, sementara Angga Cahya berhasil sampai pada titik 20 meter.

Pencapaian ketiga orang tersebut sebenarnya sangat hebat. Dari 500 orang peserta hanya 3 yang mampu melewati babak final sasuke ninja warrior danĀ  sampai ke babak akhir. Banyak pemirsa yang bertanya apakah mereka mendapat hadiah bonus atas pencapaiannya? Seperti yang pemirsa tahu hadiah 500 juta diberikan kepada peserta yang berhasil sampai di puncak Midoriyama. Lalu bagaimana dengan mereka yang telah berhasil membuat acara ini ditonton jutaan pemirsa televisi Indonesia? Akankah pihak penyelenggara memberikan bonus tertentu?

“Sasuke identik dengan tagline”No Winner No Problem”. Kompetisi diadakan tanpa mempermasalhkan ada yang menang atau tidak. ” demikian yang dikatakan salah seorang penyelenggara. “Rules Ninja Warrior di seluruh dunia, kategori juara hanya mereka yang berhasil memencet tombol finish midoriyama yang membawa pulang hadiah.”

“Jadi ketiga finalis memang tidak mendapatkan apa-apa, karena peraturannya memang seperti itu untuk semua negara” tambahnya. “Di Jepang saat ini menggunakan midoriyama yang sama dan hanya menggunakan waktu 30 detik juga. Dan season 31 lalu, Yusuke Morimoto membuktikan dia juara. Dari 31 season penyelenggaraan Sasuke di Jepang hanya 5 season yang mampu finish di midoriyama.”

“Di American Ninja Warrior baru ada di seoson 7. Season 7 mereka mendapatkan 2 juara dan yang mendapatkan uang hanya yang tercepat saja yaitu Isaac Caldiero”

Melihat perbandingan di atas tentunya semua peserta sudah mengetahui aturan dari acara ini. Jika dibandingkan dengan negara lain pencapaian para peserta Sasuke Ninja Warrior Indonesia tidaklah buruk. Angga Cahya hanya kurang beberapa meter saja untuk memencet tombol finish. Sangat ditunggu kompetisi Ninja Warrior di tingkat internasional. Berharap para ninjawan dari Indonesia dapat bersaing melawan ninjawan dari negara lain.

Minggu depan akan tayang Sasuke Ninja Warrior Indonesia versi Militer. 99 orang tentara dari Angkatan Bersenjata Republik Indonesia akan bersaing menuju puncak midoriyama. Angkatan darat, angkatan laut, dan angkatan udara akan mengirim 33 orang pasukannya. Menarik ditunggu apakah mereka berhasil mencapai puncak midoriyama? Hal menarik lainnya adalah hadirnya personel pasukan khusus dari masing-masing angkatan. Saksikan kehebatan mereka Minggu depan di Sasuke Ninja Warrior Indonesia Militer.

Baca: Produser American Idol Bangkrut

%d blogger menyukai ini: